Saturday, 24 September 2016

Tips pemula mengajukan Visa Schengen : bagaimana jika ditolak?

Pengalaman mengajukan Visa Schengen di Kedutaan Belanda.


Salah satu persiapan pergi ke luar negeri adalah membuat Visa.
Berkunjung ke Eropa, cukup dengan satu  Visa : Visa Schengen! (kecuali UK)
Schengen berlaku untuk Belgia, Denmark, Jerman, Finlandia, Perancis, Yunani, Italia, Luxemburg, Austria, Portugal, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, Islandia, Malta, Estonia, Hongaria, Latvia, Lithuania, Polandia, Slovenia, Slowakia, Ceko, Swiss, dan Liechtenstein.
Bisa di cek di website Kedutaan Belanda
Kenapa di Kedutaan Belanda?
mudah, cepat dan murah dalam mengeluarkan Visa Schengen.
Kapan? 3 bulan sebelum keberangkatan 
(berangkat Mei, saya membuat Visa bulan Februari haha) 
Sebenarnya, paling lama 2 minggu sebelum keberangkatan, tapi saya pengen cicil satu-satu tuh list persiapan trip

4 Langkah membuat Visa Schengen:
1. Membuat appointment dan print lembar appointment
Lembar appointment yang masuk ke email


2. Check list dokumen yang harus dibawa
Lampiran appointment

2.1. Passport (pastikan nama di passsport sama dengan nama di booking tiket dan pesawat)

2.2. Foto : Foto on the spot Rp 50,000 untuk 3 lembar pass photo.

2.3.  Visa fees : bawa uang cash sekitar Rp 850,000

2.4. Schengen Visa Application Form seperti yang terlampir di email dapat diisi langsung pada PC dan print. 
2.5. Insurance
Sudah rahasia umum kalau tidak ada yang ngalahin efisien dan efektifnya AXA smart traveller. Silahkan diajukan online di https://www.axa-insurance.co.id/22/bhs/personal-insurance/travel/smarttraveller dengan premi pada saat itu Rp 763,070.

2.6. Flight reservation. (bookingan aja is okay kok, gak harus issued tiket)

Timbul pertanyaan
Visa dulu atau tiket dulu? Kalau Visa dulu, belum tentu dapat tiket semurah harga pada saat itu. Kalau tiket dulu (apalagi yang promo), belum tentu visa diterima.
Kalau saya mah Tiket dulu! KUL-CDG (Paris) dan return FCO(Roma)-CGK.
TETAPI karena : 
a) flight saya tidak menunjukkan tujuan Belanda 
b) Saya belum memesan tiket bus Paris-Belanda (bukti yang menunjukkan tujuan Belanda) 
c) Belum punya dokumen tiket bus antar negara. Lalu bagaimana?
Tips. Dummy Booking tiket PP CGK-AMS-CGK. (asumsi selama 17 hari, saya di Belanda)
Kalian bisa juga ke travel agent untuk booking dengan time limit yang lama, pastinya ada bayaran booking sih untuk si travel agent
Nah, kalau misalnya nih saya tetap melampirkan tiket KUL-CDG-FCO-CGK saya, maka saya juga harus melampirkan tiket-tiket transportasi antar negara tersebut dan booking penginapan di setiap negara, SEMUANYA, bisa tebal setebal skripsi.

2.7. Financial means
a) Buku Tabungan difotokopi aja cukup. Gak perlu rekening koran yang dicetak berbayar itu :)

Jika pemohon visa membiayai sendiri perjalanannya maka maka diwajibkan mempunyai minimal €34 perhari”

Total perjalanan saya adalah sekitar 17 hari, dengan asumsi membutuhkan dan sekitar 8-9 jutaan lah. Sebenarnya itu aja cukup, jika berdasarkan keterangan yang diberikan pada website. Tapi karena terlalu banyak browsing blog orang haha akhirnya saya memutuskan untuk menaruh lebihhh banget dari itu ;)

b) Surat keterangan bekerja
c) Surat Keterangan Penghasilan

2.8. Hotel reservations
BOOKING.COM, booking tanpa ada biaya cancellation fee.

Saya booking penginapan di Belanda Selama 17 hari, walaupun kenyataannya saya tinggal di house fam teman, hostel, airbnb dan rumah keluarga. 

Maaf ya, gak jadi nginap di hotel kamu :(



Bawalah berkas berurutan dengan Lempar Appointment di halaman pertama dan PENA.

Daftarkan diri pada petugas security, lalu foto di tempat yang sudah disediakan. 
Mereka akan memberikan lembar biru berisi catatan perjalanan yang harus kita isi. Saya membuat perjalanan saya di Belanda dan Belgia (tidak perlu menginap, biar dapat multiple) dan tanggal perjalanan. 

Hari-H jangan lupa membawa berkas, visa, dan uang tunai.


3. Wawancara dan pengambilan sidik jari.
Sesuai dengan timing appointment, saya datang lebih pagi.
Setelah nama saya dipanggil, tas dan HP wajib ditaruh di dalam loker.
Di ruangan dalam akan diberi nomor urut lagi dan menunggu. Agak garing ya kalau menunggu tapi gak bawa Smartphone. Akhirnya celingak-celinguk kalau sendiri, kalau berdua ama teman (saya kemarin berdua bareng Corry partner-in-vacation) masih seru bisa ngobrol bisik-bisik sambil deg-deg an dan menyepakati jawaban dari pertanyaan yang memungkinkan.

*berikut transkrip wawancara saya, sembari mbaknya memeriksa dokumen.
Mbaknya : Mbak Yopita sudah pernah ke luar negeri sebelumnya? 
Saya : Belum mbak, makanya passportnya kosong hehe
M : *senyum* Mau ngapain ke Belanda?
S : mau liburan mbak.
M : kenapa Belanda?
S : soalnya dari dulu saya udah pengen ke sana, tapi nabung dulu.
M : berapa lama?
S : sekitar 17 hari, tapi saya mau yang multiple ya mbak
M : iya biasanya untuk yang baru mengajukan dikasi 30 hari mbak.
M : di sana ada teman?
S : berdua sih sama teman saya, tapi di sana juga ada teman saya lagi kuliah.
M : kenapa gak nginep di tempat temannya aja?
S : Takut ngerepotin mbak hehe
M : kementerian Keuangan ya mbak?
S : iya.
M : kita ambil sidik jarinya dulu ya mbak..

Kira-kira begitulah. Dan saya salut ama mbaknya, ramaaaaaaaaah banget dan penuh senyuman Jadinya saya tidak grogi
Lalu antri untuk membayar visa dan mendapatkan receipt serta lembaran pengambilan visa beserta tanggal dan jam pengambilan, 5 hari kerja.

T untuk Tourist


4. Pengambilan visa
Sesuai dengan tanggal dan jam pengembalian yang ada di lembar pengambilan yaitu 3 sore, saya pun datang ke Kedutaan Belanda -> lapor ke satpam -> ngantri -> nama dipanggil. Prosesnya cepat banget.
Partner jalan saya yang tinggal di Pontianak, membuatkan surat kuasa biar saya bisa mengambil visa dia.
Done!
Kalau visa udah di tangan itu rasanya legaaaaaa banget


Catatan kecil.
1. Sebelum visa sampai ke tangan, jangan cancel booking apapun.
Sebenarnya visa saya pertama kali kemarin ditolak. Dengan pedenya saya pikir itu visa udah diterima, sehingga setelah balik dari wawancara, saya langsung cancel booking hotel..entah kenapa...I know i know, I was stupid at that moment :p
Akhirnya saya dapat surat penolakan ini dalam bahasa Belanda, intinya ada di page akhir dengan bahasa Inggris.


"Your hotel reservation has lapsed."

Well..lalu apa yang dilakukan kalau visa ditolak?
ya diajukan lagi :) Don't worry

Saya langsung bikin appointment dan mengulang langkah yang sama..gak ribet sih, cuma rugi 850ribu lah ☹ mayan duit itu..
Syukurnya visa Corry diterima, mungkin si pemeriksa visa dia gak nge-cek sampai ke hotel kita..sungguh beruntung

PS. Ketika saya datang ke dua kalinya ke embassy, ada bapak-bapak pakai seragam PNS (tidak bisa disebutkan nama kementeriannya) marah-marah sama mas-mas petugasnya, soalnya visa boss dia ditolak dan minta balikin semua dokumen2 pas ngajuin kemarin. 
Tapi, tidak bisa, karena memang sejak awal di website dikatakan bahwa
"Apabila visa ditolak, dokumen yang sudah disampaikan tidak akan dikembalikan ke pengaju"
Dari hasil nguping, kayaknya boss dia diundang, nah surat undangan asli sudah ikut dilampirkan ke embassy. 
Terus kalau ingin mengajukan lagi, pakai apa dong? Mungkin dia bingungnya begitu ya..kasian.. Tapi sampai bersitegang dengan petugas dan diusir satpam. Duh, maluin PNS aja :( Inget, ATTITUDE ya guys..

2. Pastikan nama di booking hotel tertera nama kalian jelas!
Jadi, waktu saya bikin visa kedua kali, kenalanlah dengan Mbak Shella, singkat cerita dese satu almamater kampus, di bawah naungan kementerian yang sama, dan berencana euro trip juga spring ini.
Kasusnya, di lembar booking hotel dia hanya tertera nama teman jalan yang melakukan booking hotel, walaupun ditulis jelas bahwa itu kamar untuk tiga orang (termasuk untuk dia). Tapi kan tetap aja, nama Mbak Shella tidak ada di lembar booking tersebut, tidak punya bukti cukup bahwa dese akan menginap di hotel itu ~
Syukurlah ada Mbak Shella, jadi saya punya teman ngobrol dan bertukar itinerary ke Europe :D


Puji Tuhan...mamakk, anakmu loh jadi ke heropah :)
banyak rahasia di antara kita

UPDATE : 
Sekarang, mengajukan visa Schengen di Kedutaan Belanda sudah di-direct ke www.vfsglobal.com
Semoga tidak jauh beda ya dengan yang saya posting.
Semoga bermanfaat dan visanya segera sampai di tangan! :)

UPDATE 5 April 2017 :
Mengurus Visa Schengen Kedutaan belanda di VFS Global klik link ini
http://keep-wanderlust.blogspot.co.id/2017/04/pengalaman-mnegurus-visa-schengen.html


2 comments:

  1. halo mbak yopita,

    mau nanya, nih. pengajuan kembali visa schengen mbak yopita setelah ditolak karena reservasi hotel ter-cancel tanpa sadar itu kapan, mbak? langsung? atau tunggu berapa lama? terus mengajukannya kembali itu ke mana? belanda juga, atau ke negara lain?

    bisa mohon dijelaskan gimana detil proses pengajuan kembali visanya?

    ditunggu informasinya ya, mbak. soalnya saya juga mengalami hal yang kurang lebih sama, dan harus segera mengusahakan naik banding atau pengajuan kembali -- karena tanggal keberangkatan sudah sangat mepet.


    terima kasih banyak & salam,
    hega [heyhega@gmail.com]

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat pagi..
      Langsung mbak,di hari yang sama saya menerima passsport saya yang ternyata visa ditolak,
      saya langsung mengajukan kembali appointment untuk pembuatan visa di kedutaan Belanda juga.


      Detail pengajuan visa nya, sama saja dengan membuat visa baru mbak..
      dimulai dari mengisi formulir dan membuat appointment kembali.

      Lalu saya melihat tanggal appointment yang tersedia adalah 3 hari setelah visa saya ditolak, saya langsung book appointment di tanggal tersebut..secepat mungkin.

      Good luck mbak!

      Delete